![]() |
| Rejeki akan mengikuti orang-orang yang beramal Sholeh |
Mencari Rizki dengan Bertaqwa Kepada Allah SWT, benarkah?
Taqwa adalah kata yang mungkin kita sering dengar
ketika kita masih sekolah terutama sekolah islam. Taqwa memiliki arti
memelihara diri dari siksaan Allah dengan menjauhi Larangan Nya dan
melaksanakan Perintah Nya.
Di dalam alquran, perintah untuk bertaqwa tidak
hanya sebuah hal yang hany di ucapkan semata, tetapi banyak makna yang
terkandung didalamnya dan perlu untuk diamalkan dan dijadikan sebuat perbuatan
yang menjadi kebiasaan sebagai pedoman dalam hidup.
Ada beberapa ayat yang memiliki keterkaitan mengenai
perbuatan yang bisa memberikan rizki dengan cara.
- Beriman kepada yang ghaib
- Mendirikan Shalat
- Menafkahkan sebagian rizki
Bunyi dari taqwa bisa mendatangkan rizki tersebut
adalah sebagai berikut :
"Alif Laam Miim.Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada
keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang
beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian
rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka," (QS Al Baqarah 2:1-3)
Kenapa bisa pengertian diatas bisa memiliki makna bahwa beriman pada hal yang Ghaib bisa mendatangkan rizki?
Hal ini agar kita mampu untuk membedakan hal yang
ghaib dalam sebuah ketaqwaan. Kenapa hal demikian perlu untuk kita jalankan?
Karena banyak dari kita yang sebagian besar orang Jawa pada khususnya dan orang
Indonesia pada Umumnya, masih mempercayai hal yang bersifat mistis atau ghaib.
Hal yang demikian jika tidak kita barengkan dengan sebuah keimanan, maka hal
yang terjadi adalah mengambil PESUGIHAN atau mengadakan ritual GHAIB tertentu
yang mengarahnya tidak pada Allah SWT.
Dengan percaya akan hal-hal yang bersifat ghaib,
belum tentu hal tersebut akan menjerumuskan diri kita kepada hal-hal yang
bersifat Musrik. Anda percaya malaikat Allah? Itu adalah ghaib.. percayakah
jika malaikat Allah bisa mendoakan baik untuk kita? Dan percayakah anda jika di
sepertiga malah terakhir Allah Akan turun ke bumi menemui orang-orang yang
memohon kepada Nya? Jika percaya, setidaknya ini merupakan sebuah landasan yang
bisa kita jadikan sebuah pedoman dalam mempercayai hal yang Ghaib dari segi
yang positif dan tetap Bertaqwa kepada Allah.
Untuk lebih menguatkan Iman kita kepada Allah AWT
ada ayat yang berbunyi :
“Dan
apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah),
bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo‘a
apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala
perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada
dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)
dan
mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur‘an) yang telah diturunkan kepadamu dan
Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya
(kehidupan) akhirat. (QS. Al-Baqarah: 2-4)
Apakah bisa dengan mendirikan Sholat kita bisa memperoleh rizqi?
Sholat dalam Islam ada yang wajib dan ada yang
sunnah. Semuanya sama pentingnya jika kita mengetahui makna yang terkandung
dalam masing-masing darinya. Lalu apakah sholat bisa mendatangkan rizki? Kenapa
tidak? Hal ini sudah di jamin oleh Allah SWT dalam ayat Alquran yang berbunyi :
“dan perintahkanlah kepada
keluargamu MENDIRIKAN SHALAT
dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, KAMILAH
YANG MEMBERI REZKI KEPADAMU.
dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa”. (QS. Thaahaa 132)
Sedekah bisa mendatangkan Rizki
Mungkin kita sudah sering mendengar kata Rizki yang
dihubungkan dengan amal sedekah. Mungkin kita tidak sekali atau duakali
mendengar bahwa rizki yang kita amalkan akan menjadi berlipat ganda dari yang
10 kali lipat atau bahkan 100 kali lipat. Tapi hendaknya jika hal ini adalah
demikian tidak kita jadikan sebagai sebuah patokan untuk bersedekah. Hendaknya kita
menjalankan ilmu ikhlas dalam niat
sedekah dari rizki yang kita miliki.
Bunyi ayat Alquran mengenai perumpamaan sedekah
adalah sebagai berikut :
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan
hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan
tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan
(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya)
lagi Maha Mengetahui." (QS Al Baqarah 2:261)
Lalu pada siapa saja hendaknya kita bersedekah ?
Banyak cara dan tujuan untuk kita bisa menyalurkan sedekah, mulai dari yang keluarga, sauda, anak yatim, orang-orang miskin atau bahkan untuk para musyafir.
Bunyi ayat alquran adalah sebagai berikut :
"Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa
saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum
kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam
perjalanan." Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah
Maha Mengetahuinya." (QS Al Baqarah 2:215)
semoga bermanfaat dan menjadikan diri kita lebih sukses dan memiliki limpahan rizki duni akhirat, amin..

Posting Komentar