Taqwa Mendatangkan Rizki

Jumat, 12 Juni 20150 komentar

Print Friendly and PDF
Rejeki akan mengikuti orang-orang yang beramal Sholeh



Mencari Rizki dengan Bertaqwa Kepada Allah SWT, benarkah?


Taqwa adalah kata yang mungkin kita sering dengar ketika kita masih sekolah terutama sekolah islam. Taqwa memiliki arti memelihara diri dari siksaan Allah dengan menjauhi Larangan Nya dan melaksanakan Perintah Nya.

Di dalam alquran, perintah untuk bertaqwa tidak hanya sebuah hal yang hany di ucapkan semata, tetapi banyak makna yang terkandung didalamnya dan perlu untuk diamalkan dan dijadikan sebuat perbuatan yang menjadi kebiasaan sebagai pedoman dalam hidup.

Ada beberapa ayat yang memiliki keterkaitan mengenai perbuatan yang bisa memberikan rizki dengan cara.
  1. Beriman kepada yang ghaib
  2.  Mendirikan Shalat
  3. Menafkahkan sebagian rizki

Bunyi dari taqwa bisa mendatangkan rizki tersebut adalah sebagai berikut :

"Alif Laam Miim.Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka," (QS Al Baqarah 2:1-3)

Kenapa bisa pengertian diatas bisa memiliki makna bahwa beriman pada hal yang Ghaib bisa mendatangkan rizki?  

Hal ini agar kita mampu untuk membedakan hal yang ghaib dalam sebuah ketaqwaan. Kenapa hal demikian perlu untuk kita jalankan? Karena banyak dari kita yang sebagian besar orang Jawa pada khususnya dan orang Indonesia pada Umumnya, masih mempercayai hal yang bersifat mistis atau ghaib. Hal yang demikian jika tidak kita barengkan dengan sebuah keimanan, maka hal yang terjadi adalah mengambil PESUGIHAN atau mengadakan ritual GHAIB tertentu yang mengarahnya tidak pada Allah SWT.

Dengan percaya akan hal-hal yang bersifat ghaib, belum tentu hal tersebut akan menjerumuskan diri kita kepada hal-hal yang bersifat Musrik. Anda percaya malaikat Allah? Itu adalah ghaib.. percayakah jika malaikat Allah bisa mendoakan baik untuk kita? Dan percayakah anda jika di sepertiga malah terakhir Allah Akan turun ke bumi menemui orang-orang yang memohon kepada Nya? Jika percaya, setidaknya ini merupakan sebuah landasan yang bisa kita jadikan sebuah pedoman dalam mempercayai hal yang Ghaib dari segi yang positif dan tetap Bertaqwa kepada Allah.

Untuk lebih menguatkan Iman kita kepada Allah AWT ada ayat yang berbunyi :

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo‘a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur‘an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. (QS. Al-Baqarah: 2-4)
 

Apakah bisa dengan mendirikan Sholat kita bisa memperoleh rizqi?

Sholat dalam Islam ada yang wajib dan ada yang sunnah. Semuanya sama pentingnya jika kita mengetahui makna yang terkandung dalam masing-masing darinya. Lalu apakah sholat bisa mendatangkan rizki? Kenapa tidak? Hal ini sudah di jamin oleh Allah SWT dalam ayat Alquran yang berbunyi :

“dan perintahkanlah kepada keluargamu MENDIRIKAN SHALAT dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, KAMILAH YANG MEMBERI REZKI KEPADAMU. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa”. (QS. Thaahaa 132)
 

Sedekah bisa mendatangkan Rizki

Mungkin kita sudah sering mendengar kata Rizki yang dihubungkan dengan amal sedekah. Mungkin kita tidak sekali atau duakali mendengar bahwa rizki yang kita amalkan akan menjadi berlipat ganda dari yang 10 kali lipat atau bahkan 100 kali lipat. Tapi hendaknya jika hal ini adalah demikian tidak kita jadikan sebagai sebuah patokan untuk bersedekah. Hendaknya kita menjalankan ilmu ikhlas dalam niat sedekah dari rizki yang kita miliki.


Bunyi ayat Alquran mengenai perumpamaan sedekah adalah sebagai berikut :


Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS Al Baqarah 2:261)



Lalu pada siapa saja hendaknya kita bersedekah ?

Banyak  cara dan tujuan untuk kita bisa menyalurkan sedekah, mulai dari yang keluarga, sauda, anak yatim, orang-orang miskin atau bahkan untuk para musyafir.

Bunyi ayat alquran adalah sebagai berikut :

"Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya." (QS Al Baqarah 2:215)

semoga bermanfaat dan menjadikan diri kita lebih sukses dan memiliki limpahan rizki duni akhirat, amin..

Share this article :

Posting Komentar

 
www.newselvi.com
Copyright © 2014. New Selvi - All Rights Reserved
Self Learning Version
learning more easy and interesting