Ternyata ada Rahasia Besar dalam Gerakan Shalat

Jumat, 01 Mei 20150 komentar

Print Friendly and PDF


Selain sebagai wujud keislaman seorang muslim, sholat juga menyimpan rahasia besar dalam kebaikan untuk hidup manusia.

Sebuah sistem gerakan tubuh yang terstruktur yang dilakukan oleh orang islam minimal 5 kali dalam sehari ini memiliki manfaat yang menyehatkan dari segi Rohani dan Jasmani. Mungkin tidak pernah kita sadari akan manfaat yang besar ini, karena kita cenderung lebih mementingkan kepentingan untuk melaksanakan dan menggugurkan kewajiban kita sebagai umat islam.

Banyak orang yang menganggap bahwa sholat akan kita dapatkan manfaatnya di akhirat sebagai balasan dari pahala sholat tersebut. Tapi, fakta unik dan menakjubkan memberikan sebuah penjelasan bahwa dari sisi medis pun ada manfaat yang begitu besar dalam gerakan-gerakan sholat.

Percayakah anda bila Sholat lebih menyehatkan daripada Yoga?
ada sebuah perumpamaan “Apakah pendapatmu sekiranya terdapat sebuah sungai di hadapan pintu rumah salah seorang di antara kamu dan dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali. Apakah masih terdapat kotoran pada badannya?”. Para sahabat menjawab : “Sudah pasti tidak terdapat sedikit pun kotoran pada badannya”. Lalu beliau bersabda : “Begitulah perumpamaan sholat lima waktu. Allah menghapus segala kesalahan mereka”. (H.R Abu Hurairah r.a). 

Yang sampai saat ini perlu kita dalami, resapi dan kita sayangkan adalah kajian mengenai shalat belum begitu marak dilakukan oleh Universitas yang berbasis Islam. Mereka belum ada gerakan untuk mengkaji secara ilmiah masalah shalat dan juga sampai bacaan Al Fatihah dibaca sehari 17 Kali apa alasannya?

Dr. Gustafe le Bond mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang paling sepadan dengan penemuan-penemuan ilmiah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan etika sains harus didukung dengan kekuatan iman. 
Nah, jika seperti itu apa saja manfaat sholat yang bisa kita dapat? mari kita bedah satu persatu :

1. Berdiri Lurus

Berdiri lurus merupakan sebuah cara untuk pelurusan tulang belakang, dan menjadi awal dari latihan pernafasan, pencernaan dan tulang.

2. Takbiratul Ihram

Posisi dimana tubuh kita tegak berdiri sengan mengangkat tangan sejajar dengan telinga untuk kemudian melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah

Manfaat dari gerakan ini adalah  untuk melancarakan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. 
Posisi jantung dibawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh.
Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga alirah darah yang kaya dengan oksigen menjadi lancar.
Kedua tangan didekapkan ke depan perut atau dada bagian bawah betujuan untuk menghindari gandugan persendian terutama pada tubuh bagian atas.

3. Ruku

Ruku adalah posisi tubuh dimana kepala lurus dengan tulang belakang  yang mana jika diletakkan segelas air diatas punggung, air tidak akan tumpah.

manfaat ruku adalah untuk memperlanca aliran darah dan getah bening ke leher oleh karena sejajarnya letak leher dengan bahu. Aliran ini akan semakin lancar bila ruku yang kita lakukan sempurna dan benar yaitu dengan meletakkan perut dan dada lebih tinggi dari pada leher.
Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah.
Selain memperlancar aliran darah, rukuk juga memiliki manfaat bagi pernafasan yaitu mengempiskan pernafasan dan juga bisa sebagai pencegah pengapuran dan pelurusan tulang belakang.
Selain itu, ruku’ adalah latihan kemih (buang air kecil) untuk mencegah keluhan prostat. Pelurusan tulang belakang akan mengempiskan ginjal. Sedangkan penekanan kandung kemih oleh tulang belakang dan tulang kemaluan akan melancarkan kemih. Getah bening (limfe) fungsi utamanya adalah menyaring dan menumpas kuman penyakit yang berkeliaran di dalam darah.

4. I'tidal

i'tidal adalah posisi bangun dari rukuk dimana tubuh kembali tegak dan mengangkat keduan tangan setinggi telinga.

manfaat i'tidal adalah  sistem gerakan tersetruktur setelah rukuk dan sebelum sujud yang dalam gerak berdiri bungkuk berdiri sujud adalah sebagai latihan pencernaan yang baik. Organ pencernaan di dalam perut akan mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

5. Sujud

Sujud adalah posisi menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki dan dahi berada pada lantai.

menfaatnya adalah sebagai aliran getah bening untuk bisa dipompa ke bagian leher dan ketiak. 
Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak yang pada akhirnya aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.

Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

Sujud dengan cepat tidak memiliki manfaat karena ia tidak mengalirkan getah bening dan tidak melatih tulang belakang dan otot. 
Ada sahabat Rasul yang menceritakan bahwa Rasulullah sering lama dalam bersujud. Selain sebagai bentuk ketotalan kita dalam berpasrah diri kepada Allah, bahwa manusia adalah mahluk yang lemah. Seorang hamba yang sudah bisa menikmati sholatnya, maka jiwanya dalam titik nol, dalam kondisi yang paling pasrah dan stabil, seseorang yang dilanda stres akan terlepas segala beban di jiwa dalam posisi ini.
Selain secara fisik otot2 leher yang kaku karena stres akan diulur, sehingga seorang hamba yang beriman dan pandai memaknai sholatnya tidak akan pernah dilanda keputusasaan (Stress) 

6. Duduk

Dalam posisi duduk terdapat dua macam dalam sholat, yakni duduk tahiyat awal dan duduk tahiyat akhir. perbedaan keduanya adalah pada posisi telapak kaki.

Manfaatnya Saat tahiyyat awal, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. 

Duduk tahiyyat akhir sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar dapat mencegah impotensi. 

Variasi posisi telapak kaki pada tahiyyat awal dan tahiyyat akhir menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita. Selain itu, duduk di antara dua sujud dapat mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis sehingga dapat mencegah terjadinya pengapuran. Pembuluh darah balik di atas pangkal kaki jadi tertekan sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki sehingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang. Gerakan ini menjaga supaya kaki dapat secara optimal menopang tubuh kita. 
 

7. Salam

 Salam merupakan gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal

Menfaatnya adalah untuk merelaksasi otot sekitar leher dan kepala sehingga menyempurnakan aliran darah di kepala dan menjaga kelenturan urat leher.  
Gerakan ini juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung, mencegah sakit kepala dan menjada kekencangan kulit wajah.


Selain manfaat-manfaat diatas, Beribadah secara baik, benar khusyu dan kontinyu tidak hanya akan membuat iman kita menjadi tebal, tetapi juga bisa mempercantik dan memperindah tubuh kita luar dalam terutama bagi kaum wanita.


KESIMPULAN 

Sholat Menyehatkan
Shalat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!


Pacu Kecerdasan
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak.
Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

Perindah Postur
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan.
Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

Mudahkan Persalinan
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

Perbaiki Kesuburan
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk tahiyyat awal dan duduk tahiyyat akhir. Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. 
Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk Tahiyat akhir, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

Awet Muda
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Ajaran Muhammad begitu mulia dan ilmiah, beliau bukan saja dokter ruhani tapi lebih dari itu, adalah seorang dokter modern.pemimpin negara, pemimpin dunia dan akhirat,ahli strategi perang. Meski banyak orang yang membenci,menghina,mencemooh (karena kebodohan dan ketidak tahuan tentangmu) tapi itu semua tidak akan mengurangi kemuliaannya 

Demikian sedikit ulasan mengenai manfaat shalat bagi kesehatan, semoga bermanfaat.

Share this article :

Posting Komentar

 
www.newselvi.com
Copyright © 2014. New Selvi - All Rights Reserved
Self Learning Version
learning more easy and interesting